Selasa, 08 April 2014

Manajemen Jaringan Komputer

Manajemen Jarkom 

1.Manajeman jaringan computer merupakan kemampuan untuk mengontrol dan memonitor sebuah jaringan komputer dari sebuah lokasi dan merencanakan (planning) sumber (resourcees ) serta komponen sistem dan jaringan komputer dan komunikasi. 

2. Kegunaan manajemen jaringan komputer :
Sesuai dengan standar ISO untuk manajeman jaringan, terdapat lima kegunaan utama pada sistem manajemen jaringan:
a.      Performa jaringan
b.      Konfigurasi sistem
c.       Manajemen terhadap gangguan
d.      Keamanan jaringan logik
e.       Keamanan infrastruktur jaringan fisik

§  - Manajemen Kesalahan (FaultManagement), menyediakan fasilitas yang memungkinkan administrator jaringan untuk mengetahui kesalahan (fault) pada perangkat yang dikelola, jaringan, dan operasi jaringan, agar dapat segera menentukan apa penyebabnya dan dapat segera mengambil tindakan (perbaikan). Untuk itu, manajemen kesalahan memiliki mekanisme untuk:
      1.      Melaporkan terjadinya kesalahan
      2.      Mencatat laporan kesalahan (logging)
      3.      Melakukan diagnosis
      4.      Mengoreksi kesalahan (dimungkinkan secara otomatis)
§  - Manajemen Konfigurasi (Configuration Management), memonitor informasi konfigurasi jaringan sehingga dampak dari perangkat keras atau pun lunak tertentu dapat dikelola dengan baik. Hal tersebut dapat dilakukan dengan kemampuan untuk inisialisasi, konfigurasi ulang, pengoperasian, dan mematikan perangkat yang dikelola.
      1.      Pelaporan (Accounting), mengukur utilisasi jaringan dari pengguna atau grup tertentu untuk:
      2.      Menghasilkan informasi tagihan (billing)
      3.      Mengatur pengguna atau grup
      4.      Membantu dalam menjaga performa jaringan pada level tertentu yang dapat diterima
§  - Manajemen Performa (Performance Management), mengukur berbagai aspek dari performa jaringan termasuk pengumpulan dan analisis dari data statistik sistem sehingga dapat dikelola dan dipertahankan pada level tertentu yang dapat diterima. Untuk itu, manajemen performa memiliki kemampuan untuk:
      1.      Memperoleh utilisasi dan tingkat kesalahan dari perangkat jaringan
      2.      Mempertahankan performa pada level tertentu dengan memastikan prangkat memiliki kapasitas yang mencukupi
      3.      Manajemen Keamanan (SecurityManagement), mengatur akses ke sumber daya jaringan sehingga informasi tidak dapat diperoleh tanpa izin. Hal tersebut dilakukan dengan cara:
§                                      akses ke sumber daya jaringan
§                                      Memberi pemberitahuan akan adanya usaha pelanggaran dan pelanggaran keamanan

3. Network Simulator atau simulator jaringan computer adalah suatu program yang dijadikan sebagai simulasi konfigurasi suatu topologi jaringan dengan menganut konsep-konsep jaringan tertentu. Ada beberapa software simulator yang umum dikalangan masyarakat, seperti Boson NetSim, Packet Tracer, ForceVision, dan sebagainya

4. Contoh-contoh simulator jarkom dan perbedaannya
§  - Cisco Packet Tracer adalah  sebuah  simulator  protocol  jaringan  yang  dikembangkan  oleh  Cisco System.  Paket  Tracer  dapat  mensimulasikan  berbagai  macam  protocol  yg  digunakan pada jaringan baik secara realtime maupun dengan mode simulasi.
Berikut contoh sederhana penggunaan packet tracer :
1. Buka paket tracer



Gambar  5.1Packet Tracer Main Window

2. Tambahkan device dengan menggunakan panel di bagian bawah.


Gambar  5.2 Panel Device

3. Untuk menghubungkan komputer satu dengan yang lain pilihlah connection.

Gambar  5.3 Konektor

4. Susun device seperti gambar berikut.

Gambar  5.4 Skema Jaringan

5. Untuk mengatur IP, klik di salah satu komputer kemudian atur IP seperti gambar berikut.




Gambar  5.5 Konfigurasi IP PC

Lakukan hal yang sama dengan komputer lainnya dengan IP berbeda tetapi masih di network yang sama.

6. Lakukan tes koneksi dengan menggunakan perintah ping.


Gambar  5.6 Ping

§  - Wireshark merupakan salah satu network analysis tool, atau disebut juga dengan protocol   analysis   tool   atau   packet   sniffer.   Wireshark   dapat   digunakan   untuk troubleshooting  jaringan,  analisis,  pengembangan  software  dan  protocol,  serta untuk   keperluan   edukasi.   Wireshark   merupakan   software   gratis,   sebelumnya,Wireshark dikenal dengan nama Ethereal.Packet  sniffer  sendiri  diartikan  sebagai  sebuah  program  atau  tool  yang  memiliki kemampuan  untuk  ‘mencegat’  dan  melakukan  pencatatan  terhadap  traffic  data dalam    jaringan.    Selama    terjadi    aliran    data    dalam,    packet    sniffer    dapat menangkap protocol   data   unit   (PDU),   melakukan   dekoding   serta   melakukan analisis    terhadap    isi    paket    berdasarkan    spesifikasi    RFC    atau    spesifikasi-spesifikasi yang lain.Wireshark  sebagai  salah  satu  packet  sniffer  diprogram  sedemikian  rupa  untuk mengenali  berbagai  macam  protokol  jaringan.  Wireshark  mampu  menampilkan hasil enkapsulasi dan field yang ada dalam PDU.

§  - GNS3 (Graphic Network Simulator) adalah software simulasi jaringan komputer berbasis GUI yang mirip dengan Cisco Packet Tracer. Namun pada GNS3 memungkinkan simulasi jaringan yang komplek, karena menggunakan operating system asli dari perangkat jaringan seperti cisco dan juniper. Sehingga kita berada kondisi lebih nyata dalam mengkonfigurasi router langsung daripada di Cisco Packet Tracer. GNS3 adalah alat pelengkap yang sangat baik untuk laboratorium nyata bagi network engineer, administrator dan orang-orang yang ingin belajar untuk sertifikasi seperti Cisco CCNA, CCNP, CCIP dan CCIE serta Juniper JNCIA, JNCIS dan JNCIE.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar